Special event : Kajian dan Diskusi Ilmiah Menguak Rahasia di Balik Bencana

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Beragam tanda dan gejala alam yang terjadi di awal abad 21 masih menyisakan misteri. Bagi sebagian orang –terutama para futurolog dan analis nubuwat tentang akhir zaman- berbagai tanda itu memiliki isyarat  khusus. Ada yang menduga bahwa tanda-tanda kehancuran alam sudah dimulai dengan berbagai bencana –alam dan kemanusiaan- yang eskalasi dan kualitasnya di atas kewajaran. Gempa yang menghancurkan kota dan negeri, banjir dan longsor yang menewaskan ratusan ribu korban, letusan gunung merapi yang menyisakan nestapa dan isak tangis para korban, peperangan yang menyisakan puing-puing kehancuran dan korban yang tak terbilang, semua itu semakin membenarkan nubuwat Rasulullah saw tentang kedekatan akhir zaman.

Akankah negeri ini luluh lantak lantaran tak henti-hentinya didera dengan berbagai bencana? Benarkah prediksi para pakar akan datangnya gempa-gempa dan bencana susulan yang akan menghantam negeri ini dalam skala yang mengerikan? Benarkah semua kejadian ini karena ulah manusia yang telah berada di ujung kehancuran moral dan jauh dari agamanya? Adakah kaitannya semua itu dengan kezaliman yang dilakukan oleh penguasa negeri ini terhadapa para ulamanya?

Ikuti kajiah dan diskusi ilmiah bersama

Dr. Moh. Gamal Rindarjono MSi (Kepala Pusat Studi Bencana UNS)

Muhammad Kalono, SH, MSi (Forum Komunikasi Aktivis Masjid)

Ust. Abu Fatiah Al Adnani (Penulis buku tematik akhir zaman)

pada hari Ahad, 28 Nopember 2010 jam 09.00 WIB

di Toko Buku Arafah, Jl. Lurik 17 Ngruki Cemani Grogol Sukoharjo

Misteri Zikir Akhir Zaman

Tak diragukan lagi bahwa zikir adalah modal utama dalam menjalankan tugas utama hidup kita, yaitu beribadah kepada Allah. Bahkan, inti seluruh ibadah adalah zikir : menyebut, mengingat, memahami, merenungkan, dan mengamalkan petunjuk Allah. Zikir adalah ibadah yang paling ringan dan murah. Zikir juga merupakan ibadah yang fleksibel, karena bisa dilaksanakan di semua tempat, waktu, dan keadaan. Oleh karenanya, ia adalah ibadah sepanjang hayat.

Kita sudah biasa mendengarkan ceramah atau membaca penjelasan bahwa doa dan zikir mendatangkan ketenangan jiwa, meninggikan derajat, menambah pahala, dan menggugurkan dosa. Tetapi, bagaimana dengan sejumlah hal ‘luar biasa’ berikut ini?

  • Tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir menjadi makanan dan minuman fisik saat kaum muslimin mengalami bencana kekeringan dan kelaparan ekstrim selama tiga tahun sebelum kemunculan Dajjal.
  • Tahlil dan takbir yang dikumandangkan 70.000 Bani Ishaq pasukan Al-Mahdi meruntuhkan benteng Konstantinopel di daratan, lautan, dan pintu gerbang kota.
  • Zikir dan doa sebagai modal kekuatan Dzul-Qarnain saat membangun benteng pembatas, juga sebagai modal kekuatan bangsa Ya’juj dan Ma’juj untuk melubangi dan meruntuhkan benteng pembatas tersebut, —dan ajaibnya, sebagai senjata Nabi Isa dan kaum muslimin untuk menewaskan dan sekaligus menguburkan bangsa Ya’juj dan Ma’juj. Padahal, semua penduduk bumi dan langit tidak mampu membendung kebrutalan dua bangsa perusak yang besar, kejam, dan tangguh itu!
  • Zikir dan doa menyelematkan pribadi dari pembantaian, mengokohkan pasukan Islam, memporak-porandakan pasukan musuh, dan mengantarkan prajurit muslim kepada mati syahid; terutama di masa kekacauan akhir zaman dan perjuangan Al-Mahdi-Nabi Isa untuk memakmurkan dunia dengan syariat Allah.
  • Zikir dan doa menghindarkan harta dan nyawa kaum muslimin dari bencana alam, di saat akhir zaman sering terjadi gempa bumi, hujan meteor, kegelapan pekat, dan pengubahan bentuk manusia. Bahkan, doa dan zikir bisa mengubah bencana menjadi sebuah berkah.
  • Zikir dan doa mengandung lima kekuatan dahsyat yang menyelamatkan kaum muslimin dari segala penyakit fisik, baik secara preventif maupun kuratif.
  • Doa dan zikir mengajarkan visi, misi, dan langkah-langkah operasionil yang harus ditempuh oleh kaum muslimin untuk mempertahankan iman, meningkatkan amal, menyusun fusthath iman (kelompok iman), dan membentenginya dari pengkhianatan dari dalam; manakala fitnah Duhaima’ —yang mengawali keluarnya Dajjal, telah datang menampar umat Islam.
  • Doa dan zikir mementahkan semua tipu daya, kepalsuan, dan kekuatan Dajjal. Padahal, Dajjal membawa sungai air dan api, juga gunung roti; mampu memerintahkan langit untuk menurunkan hujan dan bumi untuk menumbuhkan tanaman; bahkan menghidupkan kembali beberapa orang yang telah mati.
  • Doa dan zikir mendatangkan kemulian bagi seorang muslim untuk ikut menyambut turunnya Nabi Isa dari langit, mendapat stempel keimanan dari binatang yang bisa berbicara, dan menggapai taubat sebelum matahari terbit dari arah barat.

Dengan metode tadabur dan tafakur, buku Misteri Zikir Akhir Zaman mengajak Anda untuk menyelami dan menghayati kedalaman makna plus kedahsyatan energi doa ilahi dan zikir nabawi, selanjutnya mengaktualisasikannya untuk menghadapi berbagai huru-hara dan tanda-tanda besar kiamat di akhir zaman.

Kisah Sedih dari Jabaliyah (mengenang potongan tragedi kemanusiaan di bumi Palestina)

“Oh, Rabb! Saya tidak pernah melihat pemandangan mengerikan seperti ini.” Kata Abu Aukal, sambil menangis tersedu-sedu.

Abu Aukal adalah seorang dokter. Bertugas di bagian gawat darurat, dia telah terbiasa menangani korban terluka maupun tewas akibat agresi Israel di jalur Gaza, dalam berbagai kondisi. Tapi, tidak untuk yang satu ini. Dia hampir tak mempercayai apa yang dilihatnya.

Beberapa hari lalu, di kamp pengungsian Jabaliyah, yang terletak di bagian utara Gaza City, tak jauh dari pintu perbatasan Erez, seorang bocah perempuan, Shahd (4 tahun), sedang bermain di halaman belakang rumahnya. Tiba-tiba, tentara Zionis Israel menyerang dan menembak membabi-buta. Bocah gemuk yang lucu itu bersimbah darah.

Melihat anaknya tergeletak di lantai dengan kondisi mengenaskan, kedua orang tuanya buru-buru mengulurkan tangan hendak meraihnya. Tapi, serdadu Israel mengusirnya dengan hujan peluru. Kedua orang tua itu pun meninggalkan tempat itu, sementara anaknya masih tertidur di sana: entah sedang sekarat, entah sudah tewas.

Rupanya tentara Israel yang selalu membawa anjing pelacak saat melakukan serangan darat ke Jalur Gaza, memang punya maksud tertentu dengan tindakannya itu. Jenazah Shahd sengaja dibiarkan tergeletak di halaman terbuka itu untuk (maaf) dijadikan santapan anjing.

“Anjing-anjing itu meninggalkan satu bagian utuh tubuh bayi malang itu,” kata Abu Aukal, dengan air mata berderai, saat menuturkan cerita tragis itu, seperti dikutip islamonline, kemarin.

“Kami melihat pemandangan memilukan selama 18 hari terakhir (agresi Israel). Kami mengangkat mayat anak-anak yang tercabik atau terbakar. Tapi, tak ada yang seperti ini,” kata Abu Aukal.

Berhari-hari saudara Shahd, Matar, dan sepupunya, Muhammad, mencoba meraih tubuh gadis itu, tapi sia-sia. Lagi-lagi, tentara pendudukan Israel menggunakan bahasa tembakan untuk mengusir kedua bocah itu.

Tapi, melihat tubuh Shahd yang terus dicabik anjing dari hari ke hari, Matar dan Muhammad tak tahan. Pada hari kelima, keduanya nekat mendekati tubuh Shahd yang masih tersisa untuk dibawa pulang. Belum lagi keduanya meraih tubuh Shahd, tentara Israel menghujani dengan tembakan. Keduanya tewas.

Omran Zayda, tetangga Shahd, menilai tentara Israel sangat mengetahui apa yang mereka lakukan. “Mereka (tentara Israel-Red) menghalau dan mencegah keluarga yang ingin mengambil mayat (Shahd), karena mengetahui anjing-anjing mereka akan memakannya,” katanya.

Apa yang terjadi pada Shahd, kata Zayda, tak bisa digambarkan dengan kata-kata, tidak pula rekayasa kamera. “Anda tidak akan pernah membayangkan apa yang telah dilakukan anjing-anjing itu kepada tubuh anak tak berdosa itu,” kata pria itu sambil menahan air matanya.

Zaydan menambahkan, “Mereka bukan hanya membunuh anak-anak kami. Mereka juga melakukan tindakan yang sangat keji dan tak berperikemanusiaan,” Read more »

Tragedi Ukhuwah di Zaman Fitnah (sebuah pengantar)

Bukankah hal aneh jika seorang pencuri, perampok dan penjahat malah dinobatkan menjadi penjaga keamanan? Tapi itu belum seberapa , yang lebih aneh lagi, ternyata yang dicuri malah dituduh sebagai penjahat!!

Melongok ke dalam tanah-tanah kaum muslimin yang sedang “terpenjara” dalam rumah mereka sendiri. Mereka terkurung di dalam negeri yang notabene milik mereka sendiri. Anehnya bangsa yang menjajah mereka malah direstui oleh seluruh dunia. Dinobatkan sebagai “pasukan penjaga perdiaman”. Sedangkan bangsa yang dijajah, yang harta bendanya dimusnahkan, wanita-wanita mereka ternoda, melakukan perlawanan dengan batu, akan segera tercap sebagai teroris. Aneh?

Tengoklah ke Palestina. Hadiah natal di akhir tahun 2008 dan awal tahun baru 2009 untuk warga Israel adalah banjir darah di Palestina. Ratusan tank dan misil termuntahkan ke perkampungan padat penduduk di gaza. Ratusan ton bom-bom pembunuh massal juga tak segan menyayat kulit dan menghancurkan tulang setiap orang yang ditemuinya. Sungguh pembantaian telanjang mata yang dipertontonkan kepada dunia. Tapi aneh bagaimana dunia menyikapinya? Dingin! Mereka menyikapi dengan dingin!! Di satu sisi, saat mereka mempertahankan diri dari gempuran seperti itu dengan batu dan roket kecil, dunia langsung sontak memvonis itu perbuatan teroris. Sungguh aneh bukan?

Sebenarnya masalah Palestina dan dunia Islam lain yang mengalami penjajahan tidaklah seperti yang media barat beritakan. Banyak kejahatan-kejahatan Barat dan Israel lakukan tanpa diketahui oleh media Barat.

Inilah masalah umat Islam yang harus dicari jalan keluarnya. Bukan malah mendiamkannya sebagaimana negara-negara Arab mendiamkan Palestina menjadi rongrongan Israel.

Tragedi Ukhuwah di Zaman Fitnah

“Perumpamaan orang mukmin di dalam saling mencintai, saling mengasihi, dan saling menyayangi adalah bagaikan satu jasad, jika salah satu anggotanya menderita sakit maka seluruh jasad merasakan (penderitaannya) dengan tidak bisa tidur dan merasa panas.” (Al-Bukhari dan Muslim dari Nu’man bin Basyir ra)

Makhluk-makhluk kafir “sebangsa” manusia yang biadab dan licik tak henti-hentinya mempertontonkan kebiadaban, teror, dan penjajahan atas hamba-hamba Allah yang lemah dan miskin. Anehnya, saat hamba-hamba yang lemah tersebut hendak membela nyawa, harta, kehormatan, agama, dan tanah airnya, kekejaman dan teror makhluk-makhluk kafir “sebangsa” manusia tersebut justru bertambah keras dan buas. Bangsa-bangsa yang mengaku beradab bertepuk tangan menyaksikan tontonan di panggung politik dunia tersebut, sementara pemilik kekuasaan dan materi di antara hamba-hamba yang lemah justru ikut menyematkan penghargaan kepada aktor-aktor biadab. Di berbagai belahan dunia, nasib hamba-hamba Allah yang lemah berada di bibir jurang kebinasaan. Inilah seruan ukhuwah di era hegemoni FITNAH, saat pihak-pihak yang kuat memangsa pihak-pihak yang lemah!

IMAM MAHDI, pemimpin akhir zaman yang dijanjikan

Bagi setiap penganut agama, konsep mesianisme atau ideologi agama yang mengajarkan tentang ‘the ultimate salvation of human race’ (penyelamatan akhir bangsa manusia) dari kenistaan, kezaliman dan kehancuran melalui seorang manusia pilihan Tuhan, bukan suatu hal yang aneh dan mengejutkan. Lima agama besar yang mendominasi dunia, yaitu Nasrani (Kristen Protestan dan Katholik Roma), Yahudi, Islam, Hindu dan Budha, menyatakan bahwa mereka meyakini konsep mesianisme.

Ajaran agama Hindu dan Budha memiliki figure mesianistik. Pada salah satu teks kuno India, yaitu Visnu Purana, disebutkan bahwa di penghujung periode kali Yuga (era terburuk dari era-era sebelumnya), akan datang seorang kalki atau ‘Sang Penunggang’ yang merupakan ‘the tenth avatar‘ atau inkarnasi yang kesepuluh dari dewa Wisnu. Menurut catatan riwayat mereka, Kalki akan datang ke dunia sambil menunggangi seekor kuda putih dan menggenggam sebilah pedang api untuk menumpas segala bentuk kejahatan dan mengembalikan nilai-nilai kesucian.

Sedangkan menurut ajaran Budha, disebutkan bahwa Siddhartha Gautama meramalkan datangnya seorang Budha yang lain atau the Budha to come di masa yang akan datang. Budha yang akan datang ini bernama Mettaya (dalam bahasa Sansekerta disebut; Maitreya), artinya adalah cinta. Menurut riwayat mereka, Sang Mettaya akan datang untuk menegakkan sebuah kerajaan ideal di muka bumi. Sebuah kerajaan yang akan memerintah dengan keadilan dan penuh kedamaian.

Agama-agama samawi atau ajaran-ajaran yang berpangkal kepada figure nabi Ibrahim seperti Yahudi, Nasrani dan Islam juga meyakini akan datangnya seorang Mesiah. Umat Yahudi, melalui ajaran Tanakh mempercayai akan datangnya seorang Mesiah Tuhan untuk menegakkan agama, kerajaan Tuhan dan keadilan di muka bumi. Demikian pula halnya dengan umat Nasrani. Dalam ajaran Bibel, mereka mempercayai kedatangan Yesus yang kedua untuk menegakkan ‘The Heavenly Kingdom on Earth’ atau Kerajaan Surga di bumi dengan kebenaran dan keadilan.

Umat Islam melalui ajaran Kitab Suci Al-Qur’an dan hadits-hadits yang shahih dari baginda Rasulullah saw, juga meyakini akan datangnya seorang manusia yang bergelar Al-Mahdi menjelang akhir zaman untuk menegakkan kembali ajaran Islam dan kebenaran, menghancurkan kebatilan dan menyebar luaskan keadilan ke seantero bumi. Bersama nabi Isa, Al-Mahdi akan memimpin kaum muslimin untuk menerapkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Read more »

Memasuki Cetakan Ke 3

Buku Kiamat 2012, antara Ramalan, Sains dan Tinjauan Nubuwat Akhir Zaman sebagaimana dimaksud oleh penulis maupun penerbit sama sekali tidak membenarkan adanya ramalan yang menetapkan kapan waktu terjadinya kiamat (termasuk tentang Ramalan Kiamat 2012). Begitupun dengan buku-buku yang ditulis oleh Ust. Abu Fatiah Al Adnani dan diterbitkan GMT sebelumnya. Jika ada yang berpikir demikian, maka kami sarankan untuk membaca buku-buku tulisan beliau secara utuh dan lengkap, supaya tidak menimbulkan salah tafsir dan anggapan yang keliru. Namun demikian kami sangat berterima-kasih atas atensi dan tanggapan para pembaca di web ini. Semoga bisa mencerahkan dan bermanfaat bagi semuanya. Amin.

Alhamdulillah, buku tersebut kini telah memasuki cetakan ke tiga dan telah terjual lebih dari 10.000 kopi. Semoga kehadirannya bisa mengimbangi gegap gempitanya fitnah yang dimunculkan melalui film 2012, buku atau ramalan-ramalan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tentang kiamat 2012 di berbagai media.

Kiamat 2012 Antara Ramalan, Sains dan Tinjauan Nubuwat Akhir Zaman (Sebuah Pengantar)

KIAMAT 2012, antara Ramalan, Sains dan Tinjauan Nubuwat Akhir ZamanSalah satu bukti kekayaan khazanah Islam adalah nubuwat-nubuwat Rasulullah saw tentang masa depan. Tidak satupun agama yang memiliki khazanah tentang akhir zaman –yang terjaga keotentikannya- hingga kini melebihi apa yang dimiliki oleh Islam.

Salah satu bukti akan hal ini adalah apa yang termuat dalam sebuah riwayat shahih[1] dari Abu Zaid Amru bin Akhtab, ia berkata:

“Rasulullah shalat Subuh bersama kami, kemudian beliau naik ke mimbar dan menyampaikan khutbah kepada kami sampai datangnya waktu shalat Dhuhur. Beliau lantas turun dari mimbar dan melaksanakan shalat Dhuhur. Beliau kemudian naik ke mimbar kembali dan menyampaikan khutbah sampai datangnya waktu Ashar. Beliau lantas turun dari mimbar dan mengerjakan shalat Ashar. Beliau kemudian kembali naik ke mimbar dan menyampaikan lanjutan khutbah hingga waktu matahari terbenam. Dalam khutbah tersebut, beliau memberitahukan kepada kami peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di masa lampau, dan peristiwa-peristiwa yang akan terjadi pada masa mendatang. Orang yang paling tahu di antara kami tentang peristiwa-peristiwa tersebut adalah orang yang paling kuat hafalannya di antara kami.”[2] Read more »

Kiamat dalam Nubuwat Rasulullah saw

Pada hakikatnya, secara naluri tidak seorangpun yang menolak akan berakhirnya sebuah kehidupan. Tidak ada yang memungkiri bahwa setiap makhluk yang hidup pasti memiliki ajal. Setiap kita terikat oleh ruang dan waktu, tidak ada satupun makhluk yang memiliki kebebasan mutlak dalam hidupnya.

Sekufur apapun ideologi yang dianut oleh manusia dan seingkar apapun hati mereka terhadap adanya hari kebangkitan, namun kelak mereka akan dipaksa untuk mengakui bahwa ada satu kehidupan yang benar-benar akan mereka jalani. Mereka yang saat ini merasa sah-sah saja menganut ideologi atheisme dan paham antituhan, kelak akan mengetahui mengetahui bahwa apa yang mereka yakini tidak memberi manfaat sama sekali bagi satu fase kehidupan mereka. Orang-orang yang memiliki paham semacam itu sebenarnya sedang menghibur diri (baca: menipu diri) agar kegelisahan dan kegundahan hidup mereka tidak terbaca oleh orang lain. Mereka tetap ingin tampil sebagai manusia-manusia yang terkesan merdeka dalam hidupnya, padahal mereka menjadi budak dari paham dan ideologi yang dianutnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? (QS. Al-Jatsiah: 23) Read more »

KIAMAT 2012, antara Ramalan, Sains dan Tinjauan Nubuwat Akhir Zaman

KIAMAT 2012, antara Ramalan, Sains dan Tinjauan Nubuwat Akhir Zaman

Bila anda search di Goggle entri 2012, atau kiamat 2012 atau kehancuran dunia 2012 atau tema-tema seputar ramalan tentang 2012, anda akan terkejut. Lebih dari 700.000 hit akan muncul dan lebih dari 6500 video telah diposting di Youtube. Berita-berita di media eletronik dan media cetak juga tidak kalah heboh. Coba perhatikan petikan-petikan berikut:

Sebenarnya 2012 itu satu perubahan besar di dunia ini, di alam semesta. Saya tidak tahu gambaran yang akan terjadi setelah 2012. Namun saat ini, zaman yang dinamakan iron age (zaman besi) yang akan berakhir pada 2012. Setelah itu, alam memasuki zaman emas (golden age). Saat transisi dari kedua masa inilah akan terjadi berbagai bencana yang memakan banyak korban jiwa. Kalau saya bilang laundry ya, pembersihan dari Tuhan. -Mama Lauren (paranormal).

Anda harus mengerti, tidak akan ada sama sekali sisa, kita harus akan memulai kembali semua kebudayaan dan kehidupan dari awal lagi. – Patrick Geryl, pekerja laboratorium di Belgia.

Jadi saya melihat 21-12-2012 itu akan menjadi angka tabrakan beruntun. Mau nanya ke ahli hitungan mistik China, Arab, Mesir atau Indonesia, Kejawen, memang itu angka tabrakan. Bilangan 12-12-12 itu memang angka benturan, angka tabrakan, atau angka angkara murka, atau angka kehancuran. –Ki Gendeng Pamungkas (paranormal)

Artikelku dilandasi oleh penelitian terhadap kalender suku Maya, yang sudah kulakukan selama 27 tahun. Dalam system kalender Maya, aku mengamati siklus bintik matahari, transit planet Venus dan kaitannya dengan bencana alam yang terjadi. Rangkaian akhir penelitian tersebut belum kutemukan, sampai di tahun 2002. Di tahun itu, aku sadar..tahun 2012 yang katanya, merupakan tahun terakhir dalam kalender suku Indian Maya, juga merupakan titik puncak pergerakan matahari dan transit kedua Planet Venus. - William Hart

Setidaknya satu penafsiran ilmiah terhadap Kitab Suci memprediksi Bumi akan musnah pada 2012. Berbagai gerakan Armageddon kaum muslim, Kristen dan Yahudi dengan aktif berupaya mempercepat pertempuran akhir zaman. Lawrence E. Joseph, penulis Apocalipse 2012

Demikianlah hiruk pikuk isu seputar kiamat 2012. Para ilmuan, pakar sains, ahli astronomi, arkeologi, paranormal, selebritis, hingga para ’ustadz layar kaca’ turut ambil bagian dalam memperbincangkan kiamat  2012.

Lalu, benarkah apa yang diramalkan oleh para ilmuan dan paranormal akan menjadi kenyataan? Akankah 2012 menjadi tahun hancurnya peradaban manusia? Ada apa di balik isu kiamat 2012? Bagaimana tinjauan nubuwat akhir zaman tentang isu kiamat 2012? Adakah riwayat dan nubuwat yang menjelaskan ramalan tersebut? Dan yang terpenting, bagaimana kita bersikap?

Buku ini akan menjelaskan !!!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,263 other followers