Archive for the ‘Warta Dunia’ Category

Amerika benar-benar limbung

Merrill Lynch dan Lehman Brothers telah tumbang mengikuti nasib Bear Sterns, Artinya, dari 5 Investment Bank terbesar di Amerika, 3 di antaranya telah tumbang, dan yang tersisa hanyalah Goldman Sachs dan Morgan Stanley.

Mantan Kepala Federal Reserve Alan Greenspan mengatakan, krisis keuangan yang terjadi di AS merupakan krisis keuangan terburuk yang pernah ia saksikan dan masih berlangsung dalam jangka waktu lama. Ia meyakini krisis ini akan makin mendalam yang bisa mengakibatkan resesi ekonomi di AS. “Kemungkinan AS bisa lolos dari resesi ekonomi sangat kecil, di bawah 50 persen, ” kata Greenspan dalam wawancara dengan ABC News hari Minggu kemarin.

Continue reading

Eropa Alami Krisis Keuangan Terburuk

Krisis keuangan global diawali dengan bangkrutnya bank investasi keempat terbesar di AS Lehman Brothers. Tindakan penyelamatan yang dilakukan pemerintah AS tidak banyak membantu pemulihan krisis, karena krisis keuangan mulai menjalar ke daratan Eropa, bahkan krisis keuangan di Eropa kondisinya lebih serius bahkan dinyatakan paling buruk sejak diberlakukannya mata uang bersama Uni Eropa, euro pada tahun 1999.

“Untuk pertama kalinya, Eropa menghadapi krisis keuangan, dan krisis ini bukan krisis biasa tapi krisis keuangan yang paling buruk,” kata Jean Pisani-Ferry, direktur kelompok riset Bruegel yang berbasid di Brussels.

Pemerintahan negara-negara Eropa bekerja keras untuk mencegah kebangkrutan bank-bank besarnya dan meyakinkan para pelaku ekonomi dan masyarakatnya, bahwa Eropa akan selamat dari krisis keuangan global ini.

Continue reading

Panik Melanda Bursa Saham Dunia

Selasa, 07 Okt 2008 10:24

Hampir semua nilai saham di bursa saham Eropa mulai dari London, Frankfurt dan Paris jatuh hingga lebih dari lima persen yang berimbas ke bursa-bursa saham dunia mulai dari bursa saham di Asia hingga Timur Tengah.

Kepanikan melanda bursa saham dunia menyusul krisis keuangan global yang mulai menjalar ke benua Eropa dan keraguan pelaku pasar atas rencana penyelamatan dengan menggulirkan dana sebesar 700 milyar dollar. Hampir semua nilai saham di bursa saham Eropa mulai dari London, Frankfurt dan Paris jatuh hingga lebih dari lima persen yang berimbas ke bursa-bursa saham dunia.

“Terjadi kepanikan total. Setiap orang berharap, setelah paket penyelematan keuangan di AS dan Eropa diterima, kondisinya akan kembali tenang. Tapi yang terjadi malah kebalikannya, masih ada ketakutan yang sangat kuat terhadap efek domino krisis keuangan global ini,” papar Adrian van Tiggelen, perencana senior ING di The Hague.

“Tekanan di pasar modal terutama saham-saham bank dan pasar keuangan lainnya sudah makin meluas yang memicu perekonomian dan industri dunia berada di jurang atau sudah mengalami resesi,” tambah ekonom dari Bank of America, Mickey Levy.

Sumber : http://www.eramuslim.com

Amerika di ambang kehancuran?

Setelah Lehman Brothers, kebangkrutan masih menghantui perusahaan-perusahaan di Wall Street. Apalagi sejumlah perusahaan finansial yang selama ini dipercaya kuat juga mengalami kesulitan keuangan. Perusahaan pesaing Lehman, Merrill Lynch misalnya, sudah diambil oleh pemerintah AS. Perusahaan raksasa lainnya, American International Group (AIG)-salah satu perusahaan asuransi terbesar di dunia-saat ini juga sedang mencari pinjaman sebesar 40 milyar dollar.

Sejumlah analis berpendapat, inilah detik-detik kehancuran ekonomi negara adidaya AS. Negara yang menganut sistem ekonomi neo-liberal dan menancapkan ekonomi imperialisnya ke berbagai belahan negara, akhirnya ambruk juga.

”Esensinya, riwayat Amerika Serikat sebagai kekuatan ekonomi global sudah tamat, ” kata Max Keiser, seorang analis pasar di Paris.

”Sejarah dollar AS sebagai mata uang cadangan dunia sudah selesai dan kita akan melihat negara lain yang akan muncul sebagai kekuatan baru, yang paling memiliki peluang besar adalah negara China, ” papar Keiser.

Continue reading

Bangkrutnya Lehman Brothers dan Nasib Perekonomian AS

Selasa, 16 Sep 2008 22:58 Bangkrutnya Lehman Brothers, perusahaan sekuritas berusia 158 tahun milik Yahudi ini menjadi pukulan berat bagi perekonomian AS yang sejak beberapa tahun terakhir mulai goyah. Sekaligus membuktikan rapuhnya sistem ekonomi kapitalis neo-liberal.

Bangkrutnya Lehman Brothers, perusahaan sekuritas berusia 158 tahun milik Yahudi ini menjadi pukulan berat bagi perekonomian AS yang sejak beberapa tahun terakhir mulai goyah. Para analis menilai, bencana pasar keuangan akibat rontoknya perusahaan keuangan dan bank-bank besar di Negeri Paman Sam satu per satu, tinggal menunggu waktu saja. Inikah tanda-tanda kehancuran sebuah imperium, negara adi daya bernama Amerika Serikat?

Sumber : http://www.eramuslim.com